Suplemen Tidak Bisa Menukar Makanan Cukupi Nutrisi Harian

Suplemen kerapkali dijadikan “jalan pintas” untuk beberapa orang untuk penuhi keperluan nutrisi badannya. Walau sebenarnya, suplemen tidak semestinya jadikan andalan, lantaran sejatinya konsumsi itu hanya penambahan.

“Mesti diingat, suplemen hanya penambahan. Sumber nutrisi yang utama yaitu dari makanan,” tegas dokter spesialis gizi klinik Nanny Djaja, Sabtu (1/2/2014).

Menurut Nanny, suplemen tak bisa menukar makanan untuk memenuhi nutrisi harian lantaran sifatnya cuma untuk penambahan. Maka konsumsi suplemen juga baiknya tak dikerjakan selama saat, namun di saat-saat spesial badan betul-betul membutuhkannya.

Suplemen diperlukan badan, umpamanya waktu keadaan badan tengah pemulihan dari sakit, tidak nafsu makan, kelelahan, kurang istirahat, hamil, atau menyusui. Selebihnya, nutrisi yang diperlukan mesti dicukupi lewat konsumsi makanan.

Nanny menuturkan, nutrisi yang diperlukan badan yakni makanan yang memiliki kandungan zat gizi karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, serta air. Sumber zat gizi juga butuh dicari yang paling sehat. Untuk misal, karbohidrat baiknya didapat dari nasi merah yang selain memiliki kandungan karbohidrat kompleks juga vitamin dan mineral.

Sumber protein juga butuh diambil yang rendah atau tiada lemak, umpamanya daging ayam yang telah dibuang kulitnya. Sesaat sumber lemak diambil yang memiliki kandungan banyak lemak tidak jenuh seperti avokad, ikan berlemak, serta kacang-kacangan.

Jikalau mesti mengonsumsi suplemen, Nanny merekomendasikan untuk menentukan suplemen yang sesuai sama dengan keperluan. Misalnya, ibu hamil biasanya memerlukan suplemen zat besi untuk hindari anemia, asam folat untuk kesehatan mental janin, serta kalsium untuk melindungi kesehatan tulang ibu yang “diambil” kalsiumnya oleh janin.

Konsumsi suplemen yang lain, butuh sesuai. Bila telah bisa dicukupi dengan makanan, tak perlu ditambahkan lagi lantaran akan menjadi aksi yang terlalu berlebih. “Maka baiknya sebelum saat konsumsi suplemen, tanyakan dahulu pada ahlinya, baik type serta dosisnya,” anjuran Nanny.

Dampak periode panjang
Menurut Nanny, sepanjang diminum sesuai sama ketentuan, suplemen sesungguhnya tak lagi berikan dampak samping yang serius. Tetapi dia terus merekomendasikan selalu untuk berkonsultasi apabila bakal memakai suplemen dalam periode panjang.

“Lantaran tiap-tiap keperluan nutrisi orang berlainan, maka konsumsi suplemen juga butuh sesuai dengan keperluan masing-masing individu,” tuturnya.

Maka bila pada seorang konsumsi suplemen tak lagi berikan dampak samping apa pun, belum pasti pada orang yang lain juga demikian. Dampak samping juga bergantung pada jenis serta dosis suplemen yang dipakai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *