Sebagian besar Remaja SMP Telah Coba Rokok Dalam Kehidupannya

Saat remaja dikenal untuk masa keadaan badan yang lagi sehat-sehatnya. Masa remaja ini dapat adalah waktu paling baik untuk menanamkan rutinitas sehat serta pencegahan penyakit. Walau keadaan badan tengah sehat, bukan hanya bermakna seseorang remaja bebas melakukan pola hidup tidak sehat lantaran apa yang dikerjakan akan memastikan kesehatan di saat datang.

Pola hidup tidak sehat yang dekat dengan dunia remaja yaitu mencoba-coba rokok. Hasil survei Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) tahun 2013 tunjukkan, seputar 50% remaja umur 15-19 tahun serta tetap duduk di SMP/SMA telah merokok serta berpacaran.

Menurut Global Adult Tobacco Survey (GATS) Indonesia 2011, 75,4% perokok di Indonesia jadi perokok aktif saat usianya dibawah 19 tahun. Serta kian lebih 70% siswa di Indonesia punya potensi jadi perokok pasif di area umum.

Data-data itu disampaikan oleh Chief Strategy Officer Yayasan Cinta Anak Bangsa Anton Suwoto dalam konferensi pers Combi Hope bertopik “Edukasi pola hidup sehat untuk generasi muda” di Jakarta, Senin (7/4/2014).

“Kita ketahui keseluruhan populasi remaja meraih 20% dari keseluruhan populasi, hingga benar-benar utama untuk membekali mereka dengan pengetahuan positif terhitung perihal pola hidup sehat hingga akan jadi fondasi tingkah laku yang akan datang,” jelasnya.

Dokter spesialis paru dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Agus Dwi Susanto menuturkan, rutinitas merokok pada remaja akan menyebabkan beragam penyakit di hari esok, seperti penyakit jantung, stroke, sampai kanker paru.

“Ini terkait dengan asap rokok yang memiliki kandungan karbonmonoksida serta punya potensi mempercepat pengerasan pembuluh darah serta menyebabkan penyakit-penyakit itu,” terangnya.

Beberapa besar remaja biasanya tidak perduli pada beragam resiko merokok untuk kesehatan lantaran mereka meyakini dapat menghentikan rutinitas merokok nanti. Walau sebenarnya sebenarnya, beberapa siswa sekolah merokok 1-5 batang rokok satu hari serta 70% salah satunya terus merokok sampai kurun saat selanjutnya.

Maka pola hidup sehat seperti makan makanan bergizi, cukup olahraga serta melakukan aktivitas fisik, cukup tidur, serta hindari polusi udara butuh dimulai sedini mungkin, dari remaja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *