Sampai Usia Berapakah Kita Dapat Mengingat Saat Kecil Kita?

Kemampuan menggali memori nyatanya berikan manfaat utama untuk kualitas kehidupan seseorang anak nantinya. Karenanya, anak butuh dilatih selalu untuk mengingat pengalaman hidupnya.

Orangtua dapat menolong mengingat si kecil apapun yang sempat mereka alami dari ia lahir ke dunia hingga usianya saat ini. Tetapi yang terutama yaitu bagaimana anak-anak dapat menginterpretasikan memorinya serta belajar dari pengalamannya di saat lalu.

Namun, kapan sesungguhnya anak dapat menaruh pengalaman masa lalunya, lalu menggali kembali memorinya?

Riset yang mengamati masalah misteri “amnesia pada anak” temukan fakta, umumnya orang hanya dapat mengingat saat kecilnya dari batas umur 6-8 tahun saja. Lebih muda dari itu, seorang akan susah mengingat apa sempat dialaminya.

Sebagian kecil orang dewasa ada yang dapat mengingat apa yang sempat dialaminya dari umur 3, 5 tahun, atau lebih muda dari itu. Juga ada juga sebagian orang yang dengan cara mengagumkan dapat mengingat saat kecilnya dari ia berumur 18 bulan.

“Kendati demikian, beberapa besar manusia hanya dapat mengingat saat kecilnya hanya dari umur 8 tahun atau lebih muda satu tahun lebih dari itu,” tutur Patricia Bauer, psikolog serta peneliti senior dari Emory University.

Tetapi dua tahun lalu sudah ditemukan teknik riset baru untuk memelajari bagaimana caranya menelusuri memori anak-anak dalam satu tahun lebih. Tampak bahwasanya kebiasaan khusus yang dikerjakan di saat lalu dapat membantu anak umur rata-rata 9 tahun untuk lebih “melihat” memorinya dengan sangat jelas.

Beberapa memori dipercaya dapat bangun kesadaran untuk meneruskan kehidupan, serta meningkatkan identitas diri, sebut suatu riset yang dikerjakan pada 2011. Seorang dapat memanggil kembali memorinya saat ia merasa ingin menjadi dirinya waktu berada di masa sebelumnya, atau saat mau mengerti bagaimana dirinya dapat beralih dari masa sebelumnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *