Rendamlah Daging Dalam Bir Sebelum Akan Dibakar

Memanggang daging diatas bara api akan membuahkan aroma asap yang khas pada daging. Terasa juga pasti lebih lezat. Walau demikian, rutinitas membakar daging diketahui dapat menambah resiko kanker.

Riset temukan, membakar daging kadang-kadang dapat mengakibatkan ada zat karsinogenik. Satu diantara teori mengatakan, sistem pembakaran akan membuahkan molekul yang dimaksud polycyclic aromatic hydrocarbons (PAHs) yang dapat mengakibatkan kerusakan DNA serta menambah resiko kanker kolon.

Berita baiknya, resiko kanker itu dapat ditekan. Langkahnya simpel, yaitu dengan memberikan bir sebelum saat memanggang daging. Tinggal rendam daging sebagian waktu dalam bir.

Penelitian yang dimuat dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry mengatakan, memberikan antioksidan pada daging sebelum saat dimasak akan menghindar pembentukan PAHs serta radikal bebas pada suhu yang panas. Bir di ketahui kaya akan antioksidan, dalam wujud melanoidin, yang terbentuk saat barley disangrai dalam sistem pembuatan bir.

Langkah lain untuk kurangi pembentukan karsinogen dalam daging yang dibakar yaitu mencampurkan sayuran serta herba. Tak hanya bir, wine serta teh juga diketahui dapat menurunkan level zat karsinogenik dalam daging. Bila ingin merendam memakai bir, semakin hitam warna bir semakin baik.

Daging steak rata-rata memiliki kandungan 21 nanogram PAHs per gram daging. Sesaat sesudah direndam dalam bir biasa, angkanya turun jadi 18 nanogram, serta dapat turun lagi hanya 10 nanogram sebelumnya setelah direndam dalam bir hitam.

Untuk membuat daging lebih sehat serta membatasi jumlah karsinogen dari proses pembakaran, buanglah lemak dari daging serta masaklah dalam suhu dibawah 148 derajat celsius. Masaklah lewat cara dibolak-balik sampai tidak ada sisi yang terlalu gosong.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *