Inilah Teman Yang Berpotensi Membuat Anda Gemuk

Tidak ada orang di dunia ini yang tidak perlu teman. Tiap-tiap orang memerlukan rekan untuk bicara, mengungkapkan inspirasi, terhitung mengungkap curahan hati. Walau demikian, ada beberapa jenis rekan yang sangat sedikit memberikan manfaat, juga malah menyebabkan kerugian, umpamanya rekan yang senantiasa mengeluh, atau rekan yang senantiasa menampik ide-ide Anda.

Nah, jalinan dengan beberapa orang seperti tersebut yang bisa mengakibatkan kerusakan kesabaran atau kesehatan mental. Juga tidak hanya itu, suatu studi baru tunjukkan, orang yang dikelilingi dengan jalinan pertemanan negatif cenderung mempunyai lemak perut yang semakin banyak dibandingan dengan orang yang tidak.

Studi itu melibatkan 3.000 relawan dewasa yang berumur 30 sampai 40-an tahun. Jalinan negatif yang disebut peneliti diukur dari seberapa kerap rekan atau anggota keluarga berikan hasrat tidak adil, mengkritik, sampai menjatuhkan relawan.

Pada mulanya, studi yang lain sempat juga temukan jalinan pada jalinan sosial yang buruk dengan obesitas. Tetapi data hanya berdasarkan deskripsi satu saat serta peneliti studi itu juga belum bisa menuturkan jalinan antarkeduanya.

Ketua studi Kiarri Kershaw dari Northwestern University menyampaikan, studi pada mulanya belum bisa menuturkan mana yang datang lebih dahulu, obesitas atau jalinan pertemanan negatif. Sesaat dalam studi baru, peneliti lakukan pelacakan pada orang sepanjang bertahun-tahun hingga membuahkan jalinan sebab-akibat yang lebih terang.

Dalam studi yang dipublikasi dalam American Journal of Epidemiology itu, peneliti melaporkan, berat tubuh orang dengan cara umum akan meningkat bersamaan pertambahan umur. Tetapi lingkar pinggang orang dengan jalinan pertemanan negatif cenderung lebih lebar, di atas rata-rata. Walau sebenarnya lemak perut diketahui bisa menambah resiko penyakit jantung serta diabetes.

Kershaw berteori, persoalan ini datang dari makanan. Jalinan pertemanan yang mengakibatkan stres akan menyebabkan seorang untuk mencari makanan tinggi kalori seperti junk food atau alkohol. Stres juga mempengaruhi langkah badan memetabolisme kalori, umumnya selesai pada lemak di perut.

Briana Mezuk, ahli fisiologi dari Virginia Commonwealth University menyampaikan, stres bukan sekedar memengaruhi emosi, namun juga sistem biologis dalam tubuh.

Berita baiknya, pertemanan yang sehat serta positif akan membantu Anda terus langsing. Dalam studi baru, orang yang mempunyai jalinan pertemanan yang suportif, mempunyai kandungan lemak yang lebih sedikit pada perutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *