Apakah Tensi Rendah Dikarenakan Insomnia?

TANYA :

Dok, saya mahasiswi umur 19 tahun. Tekanan darah saya cukup rendah, 90/70. Sehingga walau berat tubuh saya cukup, serta kandungan Hb saya baik (13,6), saya tetap belum diizinkan lakukan donor darah. Konsumsi gizi saya baik, saya makan 3 kali sehari, hampir setiap hari saya makan ikan dan tidak pernah tidak makan sayur dan buah. Saya juga teratur minum air putih lebih dari 8 gelas /hari. Kira-kira apa pemicu tensi rendah saya ini, dok? Apa barangkali tensi saya ini dipengaruhi oleh insomnia yang saya alami beberapa tahun terakhir ini? Dari 2011, saya selalu alami susah tidur. Saya tidak dapat tidur dibawah jam 1 malam. Saya juga jarang sekali berolahraga, kemana-mana selalu pergi dengan sepeda motor. Kurang lebih bagaimana caranya menangani insomnia serta tekanan darah rendah yang saya derita ya, dok? Mengingat status saya untuk mahasiswa dengan mobilitas tinggi dan nyaris tidak mempunyai waktu untuk olahraga. Terimakasih, dok.

(Wendy W. P, 19, Samarinda)

JAWAB :

Saudari Wendy W. Paramudita, 19 tahun di Samarinda

Perlu Saudari ketahui bahwasanya tekanan darah itu sangat beragam, bukan sekedar dari orang ke orang lain, bahkan pada individu yang sama tekanan darah juga berfluktuasi. Saat tidur, istirahat, pagi hari dapat rendah, lalu saat beraktifitas dapat sedikit naik.

Meskipun demikian, dengan cara umum tekanan darah dianggap rendah atau yang dikenal dengan hipotensi apabila tekanan darah sistolik kurang dari 90 mmHg serta diastoliknya 60 mmHg atau kurang. Jadi, kalau pemeriksaan tekanan darah Saudari telah dilakukan beberapa kali, tekanan darahnya tetap sama, seperti yang Saudari sampaikan, maka kemungkinan Saudari menanggung derita hipotensi primer. Hipotensi yang tidak diketahui pemicunya, namun aspek genetik, nutrisi, strees, kegiatan fisik, berat tubuh bisa memengaruhinya.

Hipotensi primer banyak terdapat pada wanita yang langsing serta masih muda, seperti Saudari, dan umumnya masalah hipotensi ini tidak beresiko, kecuali ada keluhan terkait dengan hipotensi ini. Apabila ada keluhan seperti pusing, ingin jatuh, mata kabur, tidak dapat konsentrasi, lemah, mual, depresi dan sebagainya, Saudari baiknya konsultasi ke dokter setempat.

Lalu, sesuai pertanyaan Saudari adakah hubungan pada insomnia yang telah lama Anda alami dengan hipotensi ini? Saya belum temukan referensinya, namun riset pada pasien Insomnia, peristiwa hipotensi ini cukup tinggi. Serta, satu diantara pemicunya, disamping stres, yaitu terkait dengan pemakaian obat-obat insomnia yang kerap dikonsumsi sebagian bisa berpengaruh pada tekanan darah

Lalu, apa yang perlu Saudari kerjakan? Sejauh hipotensi itu tidak menyebabkan keluhan untuk Saudari, tidak ada yang butuh dicemaskan, dengan pertambahan umur, tekanan darah akan naik. Namun, minum yang cukup, konsumsi makanan yang sedikit lebih asin bisa menaikan tekanan darah Saudari. Olahraga secara teratur, 30-40 menit, 5 kali dalam seminggu Insya Allah disamping memperbaiki mutu tidur Saudari akan berpengaruh pada tekanan darahnya. Jadi, sisihkanlah sedikit saat Saudari untuk olahraga. Tidak ada arti terlalu sibuk, orang lain dengan aktivitas yang lebih, masih bisa mengerjakannya.

Wassalamualaikum Wr. Wb

@irsyal_dokter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *