Apa Pemicu Nyeri Waktu Buang Air Kecil?

Nyeri waktu buang air kecil adalah satu diantara tanda-tanda kanker prostat stadium lanjut, sedangkan pada stadium awal dapat tidak bergejala. Oleh karenanya, deteksi dini butuh dikerjakan hingga mempermudah dalam hal penanganan medisnya. Dengan penanganan pada stadium awal, harapan hidup pasien kanker prostat dapat meraih 70%.

Waktu ini kanker prostat jadi pemicu kematian paling banyak ketiga pada pria di Asia, serta nomor satu pada pria diatas umur 74 tahun. Data dari rumah sakit besar di Jakarta tunjukkan kenaikan jumlah pasien nyaris 3x lipat dalam 10 tahun terakhir.

Sampai waktu ini pemicu kanker prostat belum diketahui dengan cara pasti. Tetapi, terdapat banyak hal sebagai aspek untuk pria terkena kanker prostat, yakni :

Usia lanjut
Seorang kemungkinan mempunyai kanker prostat meningkat dengan cepat sesudah umur 50 tahun. Lantaran, nyaris 2 dari 3 peristiwa kanker prostat ditemukan pada pria berumur diatas 65 tahun.

Riwayat keluarga
Menurut American Cancer Society, resiko kanker prostat meningkat jadi 2x lipat jika mempunyai bapak atau saudara kandung yang terkena kanker prostat. Juga, resiko bisa meningkat semakin besar lagi jika ada lebih dari satu anggota keluarga yang terkena kanker prostat.

Diet tinggi lemak
Suatu riset lain juga tunjukkan bahwasanya kanker prostat semakin banyak didapati di negara dengan konsumsi daging serta produk susu yang tinggi dibanding dengan negara yang banyak konsumsi nasi serta sayuran.

Sedangkan, aspek resiko yang lain, diantaranya : genetik, obesitas, merokok, peradangan prostat serta infeksi yang ditularkan dengan cara seksual.

Kanker prostat biasanya berkembang dengan cara lamban serta perlu saat bertahun-tahun. Sepanjang itu, kerapkali tidak menunjukkan tanda-tanda hingga telah mencapai stadium lanjut. Walau pada stadium lanjut dapat nampak gejala, tetapi gejalanya tak khas lantaran serupa dengan tanda-tanda pada keadaan lain seperti Benign Prostatic Hyperplasia atau BPH (pembesaran prostat), peradangan prostat atau infeksi saluran kemih.

Tanda-tanda itu salah satunya : kerap berkemih terlebih saat malam hari, susah berkemih, nyeri waktu berkemih, darah pada urin, masalah ereksi, serta nyeri pada pinggul, punggung, tulang belakang, tulang dada atau area lain (kadang-kadang kanker yang sudah menyebar ke tulang belakang akan menghimpit saraf tulang belakang). Tanda-tanda itu sulit dibedakan, hingga dibutuhkan pemeriksaan yang dapat mendeteksi awal sekalian membedakan pada kanker prostat dengan keadaan yang lain.

Oleh karena itu, lakukan deteksi awal kanker prostat lewat cara :

Pemeriksaan Prostate Spesific Antigen (PSA) dalam darah

PSA yaitu zat yang dihasilkan oleh beberapa sel yang ada di dalam kelenjar prostat. Umumnya PSA dilepaskan ke dalam cairan semen, namun beberapa kecil dilepaskan juga ke dalam darah.

Jika nilai PSA pada 2.6-10 ng/ml dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan rasio free PSA/PSA keseluruhan untuk membedakan keadaan kanker prostat dengan rusaknya lain pada jaringan prostat.

Pemeriksaan Digital Rectal Examination atau DRE (colok dubur)

Pemeriksaan DRE dikerjakan oleh dokter lewat cara meraba prostat dengan jari telunjuk yang diberi pelumas lewat dubur. Apabila waktu pemeriksaan ditemukan ada tonjolan yang memiliki bentuk tidak beraturan atau keras pada permukaan kelenjar dapat dicurigai ada kanker prostat.

Pemeriksaan DRE mungkin akan menyebabkan sedikit ketidaknyamanan, tetapi adalah pemeriksaan yang cepat serta mudah.
Jika satu diantara dari pemeriksaan diatas tunjukkan hasil abnormal, maka dibutuhkan pemeriksaan kelanjutan yakni biopsi (pengambilan sampel jaringan prostat) untuk menegakkan diagnosis kanker prostat.

Menurut rekomendasi American Cancer Society, pria dengan aspek resiko normal disarankan lakukan skrining dari umur 50 tahun setiap satu tahun sekali. Sesaat pria dengan aspek resiko tinggi atau mempunyai kisah keluarga terkena kanker prostat disarankan lakukan skrining dari umur 40 tahun.

Menurut referensi American Urological Association (2009) serta National Comprehensive Cancer Network (2012), untuk pria yang inginkan skrining kanker prostat bisa lakukan pemeriksaan PSA serta DRE dari umur 40 tahun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *